
Di era yang sudah mulai masuk ke super digital saat ini tidak ada teknologi yang tidak dapat masuk ke profesi profesi yang ada. Karena dunia digital saat ini tidak melulu berkecimpung di dunia pendidikan atau penelitian, bahkan teknologi digital saat ini sudah masuk ke dunia hiburan dan berkonsentrasi pada pelakunya. Pada fase ini progresifitasnya sudah menembus apapun termasuk untuk membangun karir artis, berikut beberapa pemanfaatan teknologi untuk artis :
1. Penggunaan Media Sosial dan Platform Digital:
- Membangun Brand Personal: Aktor dapat menggunakan media sosial seperti Instagram, Twitter, TikTok, dan YouTube untuk membangun dan mempromosikan brand mereka. Mereka bisa berbagi konten terkait proyek terbaru, proses kreatif, dan keseharian mereka, sehingga memperkuat koneksi dengan penggemar.
- Engagement dengan Penggemar: Aktor dapat berinteraksi langsung dengan penggemar melalui live streaming, Q&A, atau sesi komentar, menciptakan komunitas yang lebih erat dan setia.
2. Pemanfaatan Teknologi untuk Audisi dan Akting:
- Self-Taping Auditions: Banyak audisi kini dilakukan secara virtual, dan aktor yang melek teknologi akan mahir dalam menggunakan peralatan seperti kamera, mikrofon, dan software editing untuk membuat self-tape yang berkualitas.
- Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR): Aktor bisa terlibat dalam proyek-proyek yang menggunakan VR atau AR, baik untuk pengalaman interaktif, pelatihan akting, atau produksi film inovatif.
3. Mempelajari Software Produksi dan Editing:
- Final Cut Pro / Adobe Premiere Pro: Aktor yang mampu mengedit video dapat membuat reel atau portofolio mereka sendiri, yang sangat berguna untuk audisi atau promosi diri.
- DaVinci Resolve: Untuk aktor yang ingin lebih mendalami proses post-produksi, mempelajari software color grading seperti DaVinci Resolve dapat menjadi keunggulan tambahan.
4. Mengikuti Perkembangan Industri Film Digital:
- Penggunaan CGI: Aktor melek teknologi memahami dasar-dasar CGI (Computer-Generated Imagery) dan bagaimana berakting dalam pengaturan yang menggunakan green screen atau motion capture.
- Streaming Platforms: Pemahaman tentang cara kerja platform streaming seperti Netflix, Amazon Prime, atau Disney+ bisa membantu aktor memahami tren industri, termasuk bagaimana karya mereka didistribusikan dan diakses oleh audiens global.
5. Mengembangkan Keahlian dalam Produksi Independen:
- Crowdfunding dan Kampanye Online: Aktor yang tertarik untuk membuat proyek independen dapat menggunakan platform seperti Kickstarter, Indiegogo, atau Patreon untuk mendanai proyek mereka.
- Distribusi Digital: Mereka juga bisa belajar cara mendistribusikan film atau serial web mereka melalui platform online, baik itu YouTube, Vimeo, atau layanan streaming lainnya.
6. Menggunakan Aplikasi untuk Latihan dan Networking:
- Script Rehearsal Apps: Aplikasi seperti Rehearsal Pro atau Scriptation memungkinkan aktor untuk belajar naskah dan melakukan rehearsal di mana saja, dengan fitur-fitur seperti anotasi naskah digital dan pengaturan blocking.
- Networking: Platform seperti LinkedIn, IMDbPro, atau Stage 32 memungkinkan aktor untuk berjejaring dengan profesional lain dalam industri, mencari peluang karier, dan membangun relasi kerja.
7. Pembuatan Konten Digital:
- Vlogging dan Podcasting: Banyak aktor yang membuat vlog atau podcast untuk berbagi pengalaman mereka, memperluas audiens, dan menunjukkan sisi lain dari diri mereka yang mungkin tidak terlihat di layar.
- Short Films atau Web Series: Dengan kamera digital berkualitas tinggi yang kini terjangkau, aktor dapat membuat konten mereka sendiri, seperti film pendek atau web series, dan mempublikasikannya di platform digital.
8. Penggunaan AI dan Big Data dalam Karier:
- AI-Powered Casting: Beberapa platform casting menggunakan AI untuk mencocokkan aktor dengan peran yang tepat. Aktor yang memahami cara kerja ini dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan audisi yang relevan.
- Analytics Tools: Aktor yang mengerti data dapat menggunakan alat analitik untuk memahami lebih baik audiens mereka di media sosial atau bagaimana performa proyek-proyek sebelumnya, membantu mereka membuat keputusan strategis tentang karier mereka.
Aktor yang melek teknologi tidak hanya lebih siap menghadapi perubahan dalam industri hiburan tetapi juga memiliki keunggulan dalam memanfaatkan peluang baru yang muncul dengan perkembangan teknologi.
EDITOR :
pena-admin
Previous Article