
Keberhasilan timnas U-23 Indonesia melaju ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024 tentu tak lepas dari peran pelatih Shin Tae-yong sebagai juru taktik Skuad Garuda. Pelatih asal Korea Selatan itu sukses meramu berbagai susunan pemain hingga membuat Tim Merah Putih membuka asa untuk tampil di Olimpiade setelah 68 tahun berlalu.
Dia juga sukses mencatatkan berbagai prestasi dan sejarah selama melatih timnas Indonesia. Salah satunya adalah membawa Garuda Muda ke babak semifinal Piala Asia U-23. Hasil ini didapatkan Indonesia setelah mengalahkan Korea Selatan melalui drama adu penalti 11-10, setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal dan tambahan waktu.
Berikut lima fakta menarik tentang kepelatihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia:
-
Peningkatan Peringkat FIFA
Di bawah Shin Tae-yong, peringkat FIFA Indonesia naik signifikan dari posisi 176 ke 134 (per April 2023). Ini mencerminkan perkembangan pesat performa tim di berbagai ajang internasional. -
Prestasi di Turnamen Regional dan Internasional
Meski belum berhasil meraih trofi, ia membawa Indonesia ke berbagai pencapaian seperti runner-up Piala AFF 2020 dan 2023, perunggu di SEA Games 2021, dan lolos ke Piala Asia 2023 serta semifinal Piala Asia U-23 2024. Prestasi ini menunjukkan konsistensi dan peningkatan daya saing tim di Asia. -
Pendekatan Kedekatan dengan Pemain
Selain dikenal disiplin, Shin juga menjaga hubungan baik dengan pemain. Seringkali ia menciptakan suasana akrab, seperti momen viral saat ia bercanda dengan Marselino Ferdinan, yang membuat hubungan internal tim semakin harmonis. -
Hampir Mundur Pasca-Tragedi Kanjuruhan
Setelah tragedi Kanjuruhan pada 2022, Shin Tae-yong sempat mempertimbangkan untuk mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral, menunjukkan kepeduliannya terhadap sepak bola dan situasi sosial di Indonesia. -
Durasi Kepelatihan yang Panjang
Shin Tae-yong memulai kiprahnya dengan Timnas Indonesia sejak Desember 2019 dan menjadi salah satu pelatih dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah timnas. Keberlanjutan ini memberi stabilitas dalam pembinaan dan peningkatan tim di berbagai kategori umur.
Kepelatihannya tidak hanya fokus pada hasil instan, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk masa depan sepak bola Indonesia, seperti pembinaan pemain muda dan kompetisi internasional yang berkelanjutan. Ini menandai era baru bagi Timnas Indonesia dalam kancah sepak bola Asia dan dunia.
Previous Article
Next Article