Platform Penjualan Online, Market Place atau Toko Online Sendiri
- by pena-admin
- 00:14 28/08/2024
- 0

Nilai penjualan online secara global beberapa tahun ini di marketplace, toko online, maupun platform lainnya diperkirakan akan terus naik setiap tahun nya. Untuk menjadi bagian peningkatan tersebut, membuat toko online sendiri atau bergabung di marketplace adalah sebuah pilihan absolut. Atau bisa jadi keduanya menjadi pilihan.
Sampai sekarang rumus penjualan ini masih berlaku: semakin banyak platform online yang dimanfaatkan, semakin besar peluang. Berikutnya mempelajari kelebihan dan kekurangan setiap platform dan menyesuaikannya dengan kebutuhan atau target.
Sisi teknis dan biaya
Toko online adalah toko milik Anda sendiri, yang segala sesuatunya harus Anda bangun sendiri. Marketplace, adalah layanan yang bisa Anda pakai untuk kepentingan praktis yang sama. Jika perbedaan mendasar ini telah Anda ketahui, Anda tentu bisa menebak konsekuensi alamiah yang perlu ditanggung sebelum memutuskan untuk memilih yang mana.
Toko online adalah platform yang perlu Anda bangun. Kecuali jika Anda punya keahlian web development, Anda tentu perlu mempekerjakan orang lain untuk membangunnya. Tidak hanya untuk membangun tapi juga untuk kebutuhan pemeliharaan dan troubleshooting dalam pelaksanaan sehari-harinya.
Efektivitas biaya
Biaya untuk membangun toko online sendiri jauh lebih besar ketimbang bergabung dengan marketplaces. Tapi Anda juga perlu tahu kalau masing-masing platform ini memiliki kelebihan dari sisi efektifitasnya.
Biaya lebih rendah dan pengelolaan yang lebih mudah adalah keuntungan yang ditawarkan oleh marketplace. Dengan begini, Anda mungkin berpikir bisa dapat keuntungan lebih banyak karena investasi yang dikeluarkan lebih sedikit. Namun, pikirkan tentang kompetisi. Di marketplace, Anda harus menghadapi persaingan sengit dengan produk atau merek kompetitor dalam berbagai level. Untuk kelas produk yang sama, Anda otomatis dituntut untuk menjadi yang lebih murah, menawarkan harga yang lebih kompetitif agar calon pembeli lebih tertarik membeli produk Anda dan mengabaikan saingan.
Merek dan reputasi
Semua produk terancam hanya akan menjadi komoditi belaka di tengah persaingan sengit harga di marketplace. Dengan toko online sendiri, Anda bisa membuatnya jadi produk ekslusif dengan merek dan reputasi yang kuat.
Jika dilakukan dengan benar, membangun toko online sendiri akan membangun, meningkatkan, dan mempertahankan identitas merek Anda -yang tak mungkin dilakukan di marketplace. Tinggal bagaimana Anda mengurus toko online tersebut. Jika Anda bisa mempertahankan dan merawat kinerja unggul di semua aspek yang menentukan kepuasan dan ikatan emosional pembeli, maka merek dan reputasi Anda akan membesar dengan sendirinya. Marketplace tidak bisa memberi Anda kendali sebesar toko online sendiri. Di marketplace, peluang yang bisa Anda dapatkan dari sisi branding dan reputasi hanya sejauh fitur atau aturan main yang ada, dan itu biasanya sangat terbatas, atau membutuhkan biaya sangat besar.
Marketing dan trafik
Dari sisi marketing, setelah produk Anda masuk marketplace maka tidak banyak lagi hal yang bisa Anda lakukan. Bagaimana Anda bisa jadi relevan atau tidak akan sangat tergantung pada promosi yang dijalankan pemilik marketplace.
Pemilik marketplace selalu melakukan promosi besar untuk menarik calon pembeli sebanyak mungkin. Trafik yang mereka miliki adalah sesuatu yang mungkin tidak akan dapat Anda capai sendiri dengan toko online. Namun, perlu Anda ingat, trafik yang tinggi tersebut tidak hanya untuk Anda. Tidak semua trafik di marketplace bisa membantu penjualan Anda. Pelanggan marketplace tidak bisa dikatakan jadi pelanggan Anda, bahkan jika mereka memang membeli produk Anda. Anda tidak akan memiliki sarana untuk mengetahui siapa si pelanggan atau bagaimana mereka dapat dihubungi. Ini membuat Anda tidak bisa mengharapkan prospek dan tidak memiliki hubungan pelanggan yang berarti.
Previous Article
Next Article