
Bisnis e-commerce di Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh pada masa mendatang. Hal ini didukung oleh perubahan perilaku masyarakat yang makin gemar berbelanja online, bahkan selepas pandemi Covid-19.
Transaksi toko online di Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat setiap tahunnya, didorong oleh peningkatan penggunaan internet, adopsi smartphone, serta perubahan perilaku belanja konsumen. Berikut adalah beberapa poin penting tentang perkembangan transaksi e-commerce di Indonesia:
Pertumbuhan Transaksi Toko Online di Indonesia
-
Nilai Transaksi E-commerce yang Meningkat:
- Menurut data dari Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan, nilai transaksi e-commerce di Indonesia pada tahun 2022 mencapai sekitar Rp 476 triliun (sekitar USD 30,3 miliar). Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang sekitar Rp 401 triliun pada 2021.
- Pada tahun 2023, nilai transaksi e-commerce diperkirakan meningkat lebih lanjut, dengan proyeksi mencapai lebih dari Rp 500 triliun (sekitar USD 31,8 miliar).
-
Pertumbuhan Tahunan yang Pesat:
- Pertumbuhan tahunan nilai transaksi e-commerce di Indonesia rata-rata berkisar antara 15-30% dalam beberapa tahun terakhir. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah dan nilai pembelian yang dilakukan konsumen secara online.
- Faktor-faktor seperti peningkatan infrastruktur digital, pertumbuhan penetrasi internet, serta adopsi platform digital oleh UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) turut mendorong pertumbuhan ini.
-
Tren Belanja Online yang Meningkat Pasca Pandemi:
- Pandemi COVID-19 memberikan dorongan besar pada e-commerce, dengan banyak konsumen beralih ke belanja online akibat pembatasan mobilitas dan pembatasan sosial. Banyak dari kebiasaan belanja ini bertahan bahkan setelah pembatasan dilonggarkan, membuat transaksi toko online tetap tinggi.
-
Kategori Produk yang Populer:
- Kategori produk yang paling sering dibeli secara online meliputi fashion, elektronik, kecantikan, dan makanan-minuman. Selain itu, permintaan terhadap produk kesehatan dan peralatan rumah tangga juga mengalami peningkatan signifikan.
-
Peningkatan Pengguna E-commerce:
- Indonesia saat ini merupakan salah satu pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, dengan jumlah pengguna yang terus bertambah. Pada tahun 2023, pengguna e-commerce di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 168,3 juta orang, atau sekitar 61% dari total populasi.
-
Dominasi Platform E-commerce Besar:
- Platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Lazada masih mendominasi pasar Indonesia, dengan Shopee dan Tokopedia sering kali bersaing ketat untuk posisi teratas dalam hal jumlah transaksi dan pengunjung bulanan.
Proyeksi Masa Depan
- Pertumbuhan Berkelanjutan: Nilai transaksi e-commerce diproyeksikan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan meningkatnya penetrasi internet di daerah-daerah yang sebelumnya kurang terjangkau dan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap belanja online.
- Digitalisasi UMKM: Pemerintah Indonesia menargetkan digitalisasi jutaan UMKM untuk masuk ke ekosistem digital, yang akan lebih mendorong pertumbuhan transaksi e-commerce.
Jika kamu tertarik mengetahui angka
Previous Article