Manfaat Belajar di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)

Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) sedianya menjadi rujukan bagi masyarakat yang memerlukan bekal keterampilan, itu keterampilan hard skill maupun soft skill untuk masuk ke dunia kerja atau ke dunia usaha. Hal yang kurang nyaman adalah status LKP sebagai pendidikan nonformal, terkadang LKP dipandang sebelah mata. Padahal dengan ikut kursus dan pelatihan, dapat membekali diri terkonsentrasi pada hard skill dan soft skill yang sesuai bakat dan minat. 

Berikut ini lima manfaat mengikuti Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP):

  1. Menambah skill baru

Mengikuti pembelajaran dan pelatihan Lembaga Kursus dan Pelatihan, dapat secara efektif mengasah skill yang telah ada atau bahkan menambah skill baru. Skill tersebut mencakup kompetensi barista, desain grafis, digital marketing, dan sebagainya. 

  1. Memperluas networking

LKP adalah tempat belajar dan berlatih dimana peserta akan bertemu dengan orang-orang baru yang memiliki minat sama. Sehingga, networking atau jaringan akan terbentuk dengan hingga memiliki relasi yang luas, hal ini bisa menjadi peluang baru di masa depan terkait informasi lowongan pekerjaan atau bahkan peluang untuk membuka usaha bersama relasi baru. 

  1. Lebih percaya diri dalam bersaing di dunia kerja

Bekal hard skill dan soft skill yang didapat dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), membuat seseorang lebih percaya diri saat harus bersaing di dunia kerja. Selain itu kursus dan pelatihan yang diikuti bisa menambah profil pada portofolio yang akan menjadi nilai plus saat melamar pekerjaan. 

  1. Mengetahui banyak hal

Mengikuti kursus dan pelatihan akan diajarkan langsung oleh pakar di bidangnya,selain daripada itu peserta juga akan berdiskusi  lebih mendalam dan menggali keterampilan dengan baik. Diluar itu semua metode dan teknik baru yang belum dipelajari sebelumnya akan menjadi modal kuat yang pada akhirnya, wawasan dan keterampilan akan berkembang lebih banyak.

  1. Menjadi modal kerja

Salah satu manfaat mengikuti Lembaga Kursus dan Pelatihan adalah sebagai modal kerja yang kuat. Karena, kegiatan pada LKP lebih fokus pada praktik sehingga keterampilan dalam menyelesaikan masalah akan lebih teruji.