Mana yang Lebih Baik Antara Intrusion Detection System (IDS) dengan Intrusion Prevention System (IPS)

Keamanan jaringan merupakan aspek penting dalam dunia digital saat ini. Serangan siber yang semakin canggih menuntut perusahaan dan individu untuk memiliki sistem perlindungan yang optimal. Dalam konteks ini, dua sistem yang sering digunakan untuk mendeteksi dan mencegah ancaman adalah Intrusion Detection System (IDS) dan Intrusion Prevention System (IPS). Namun, mana yang lebih baik di antara keduanya? Artikel ini akan membahas perbedaan antara Intrusion Detection System (IDS) dengan Intrusion Prevention System (IPS) serta peran masing-masing dalam keamanan jaringan.

Apa Itu Intrusion Detection System (IDS)

Intrusion Detection System (IDS) adalah sistem keamanan yang berfungsi untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan dalam suatu jaringan atau sistem komputer. IDS bekerja dengan memonitor lalu lintas jaringan dan melaporkan potensi ancaman kepada administrator keamanan. Namun, IDS tidak dapat secara langsung mengambil tindakan untuk menghentikan serangan.

Jenis-Jenis IDS

IDS terbagi menjadi dua jenis utama :

  1. Network-Based IDS (NIDS): Berfungsi untuk memantau lalu lintas jaringan secara keseluruhan dan mendeteksi ancaman berdasarkan pola serangan yang telah dikenali.

  2. Host-Based IDS (HIDS): Terpasang pada perangkat tertentu untuk memantau aktivitas di dalam sistem, seperti perubahan file atau akses tidak sah.

Peran IDS dalam Keamanan Jaringan

  1. Mendeteksi serangan siber seperti malware, DDoS, dan akses tidak sah.

  2. Memberikan notifikasi kepada administrator jika ada aktivitas yang mencurigakan.

  3. Menganalisis pola lalu lintas jaringan untuk menemukan potensi ancaman sebelum terjadi kerusakan besar.

Apa Itu Intrusion Prevention System (IPS)

Intrusion Prevention System (IPS) adalah sistem keamanan yang tidak hanya mendeteksi ancaman tetapi juga mengambil tindakan untuk mencegahnya. IPS sering digunakan sebagai lapisan perlindungan tambahan setelah firewall.

Jenis-Jenis IPS

Sama seperti IDS, IPS juga memiliki beberapa jenis :

  1. Network-Based IPS (NIPS) : Memonitor seluruh jaringan dan dapat memblokir lalu lintas mencurigakan sebelum mencapai sistem target.

  2. Host-Based IPS (HIPS) : Berfungsi pada perangkat individu untuk mencegah eksploitasi kerentanan dalam sistem operasi dan aplikasi.

Peran IPS dalam Keamanan Jaringan

  1. Menghentikan serangan sebelum merusak sistem dengan memblokir lalu lintas berbahaya.

  2. Mengurangi risiko kebocoran data dengan memfilter aktivitas mencurigakan secara real-time.

  3. Mengamankan aplikasi dan sistem dari eksploitasi dengan mengidentifikasi dan mencegah serangan otomatis.

Perbedaan Antara Intrusion Detection System (IDS) dengan Intrusion Prevention System (IPS)

Meskipun IDS dan IPS memiliki fungsi yang mirip, terdapat beberapa perbedaan utama yang harus dipahami : 

Aspek IDS IPS
Fungsi Utama Mendeteksi ancaman dan memberikan peringatan Mendeteksi dan menghentikan ancaman
Tindakan Pasif – hanya memberikan laporan kepada administrator Aktif – langsung memblokir atau mengkarantina ancaman
Dampak pada Lalu Lintas Jaringan Tidak mempengaruhi lalu lintas jaringan Dapat memperlambat lalu lintas jika banyak serangan yang harus diblokir
Penempatan Biasanya ditempatkan setelah firewall Bisa ditempatkan sebelum atau setelah firewall
Respon Terhadap Ancaman Memerlukan intervensi manusia untuk menangani ancaman Secara otomatis menangani dan menghentikan ancaman

IDS vs IPS Mana yang Lebih Baik

Pemilihan antara IDS dan IPS bergantung pada kebutuhan keamanan jaringan Anda. Berikut adalah beberapa pertimbangan yang bisa digunakan untuk menentukan sistem yang lebih sesuai :

Gunakan IDS Jika :

Anda membutuhkan pemantauan keamanan yang lebih mendalam tanpa harus mengubah lalu lintas jaringan. Anda memiliki tim keamanan yang dapat segera merespons peringatan yang diberikan oleh IDS. Anda ingin mengidentifikasi ancaman tetapi tidak ingin sistem secara otomatis memblokir lalu lintas yang berpotensi sah.

Gunakan IPS Jika :

Anda ingin sistem keamanan yang bisa secara otomatis menghentikan ancaman tanpa perlu intervensi manusia. Anda ingin mencegah serangan dari awal sebelum masuk lebih dalam ke jaringan. Anda ingin mengurangi workload tim keamanan dengan sistem yang lebih responsif terhadap ancaman.

Gunakan Kombinasi IDS dan IPS Jika : 

Anda mengelola sistem jaringan besar yang membutuhkan deteksi dan pencegahan ancaman secara bersamaan. Anda ingin mengoptimalkan keamanan dengan memiliki sistem yang dapat mendeteksi serta langsung merespons ancaman secara otomatis. Anda ingin mendapatkan laporan ancaman secara detail sekaligus melakukan mitigasi terhadap ancaman secara real-time.

Baik Intrusion Detection System (IDS) maupun Intrusion Prevention System (IPS) memiliki peran penting dalam keamanan jaringan. Perbedaan antara Intrusion Detection System (IDS) dengan Intrusion Prevention System (IPS) terletak pada cara kerja dan respons terhadap ancaman, di mana IDS hanya mendeteksi dan melaporkan, sedangkan IPS langsung mengambil tindakan untuk mencegah serangan.

Dalam banyak kasus, kombinasi IDS dan IPS menjadi pilihan terbaik untuk memastikan sistem keamanan yang optimal. Dengan menerapkan strategi yang tepat, baik IDS maupun IPS dapat bekerja sama untuk memberikan perlindungan yang lebih efektif terhadap ancaman siber. Pastikan untuk memilih sistem yang sesuai dengan kebutuhan dan infrastruktur jaringan Anda agar dapat menjaga keamanan data dan sistem secara maksimal.