
WhatsApp (WA) baru-baru ini mengumumkan pengembangan terbaru dengan layanan artificial intelligence (AI) yang memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai aktivitas mulai dari bertanya hingga pembuatan gambar dan video secara langsung melalui aplikasi. Layanan ini pertama kali diluncurkan di wilayah yang menggunakan Bahasa Inggris, dengan Amerika Serikat menjadi titik awalnya sebelum diperluas ke sejumlah negara .
WhatsApp telah mulai mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa fiturnya, meskipun tidak sebanyak aplikasi khusus AI. Berikut adalah beberapa fitur berbasis AI yang telah diterapkan di WhatsApp:
-
Chatbots AI: Dalam layanan WhatsApp Business, banyak perusahaan menggunakan AI chatbots untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara otomatis. Chatbots ini dapat menjawab pertanyaan umum, memberikan informasi, dan menyelesaikan masalah tanpa keterlibatan manusia.
-
Smart Replies: WhatsApp menggunakan AI untuk menawarkan balasan cerdas (Smart Replies) yang relevan dengan percakapan. Misalnya, saat menerima pesan, WhatsApp mungkin menyarankan balasan singkat seperti "Yes", "No", atau "Thank you" berdasarkan konteks.
-
Spam Detection: WhatsApp memiliki fitur deteksi spam otomatis yang memanfaatkan AI untuk memfilter pesan yang dicurigai sebagai spam atau pesan berbahaya. Sistem ini bekerja dengan cara menganalisis pola pengiriman pesan dan melindungi pengguna dari konten yang mencurigakan.
-
Media Compression and Enhancement: AI juga membantu WhatsApp dalam mengoptimalkan pengiriman gambar dan video dengan kompresi cerdas. Sistem ini secara otomatis menyesuaikan kualitas file media agar tetap terlihat baik saat dikirim, namun tidak memakan terlalu banyak bandwidth.
-
Anti-Hoax and Misinformation Detection: AI digunakan untuk mendeteksi penyebaran informasi palsu atau hoaks di platform WhatsApp. Sistem akan memantau pesan yang dibagikan berkali-kali dan menandainya sebagai "Forwarded many times", memperingatkan pengguna tentang potensi informasi yang tidak benar.
-
Voice Recognition and Transcription: WhatsApp bekerja pada fitur AI untuk mengenali dan mentranskripsikan pesan suara ke teks secara otomatis, sehingga memudahkan pengguna yang tidak dapat mendengarkan pesan audio untuk membacanya.
-
Status and Media Suggestions: WhatsApp AI mulai mengenali preferensi pengguna dalam pembaruan status dan media yang sering dibagikan, dan akan menyarankan template atau ide kreatif untuk memperbarui status mereka.
Meskipun WhatsApp belum terlalu fokus pada fitur AI yang kompleks dibandingkan platform lain, fitur-fitur ini terus berkembang untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan keamanan aplikasi.
Previous Article
Fitur Artificial Intelligence AI di Photoshop melalui teknologi Adobe Sensei, yang...
Next Article