5 Fakta Pemain Bola Legendaris Indonesia

Setiap masa ada orangnya. Setiap orang ada masanya. Peribahasa itu cocok untuk mendeskripsikan kondisi sepak bola dan Liga Indonesia. Setiap era, pemain lahir, tumbuh, dan berkarir.

Liga Indonesia sudah digelar sejak 1930. Sementara, Timnas Indonesia telah eksis pada 1921 ketika masih bernama Hindia Belanda yang turut berpartisipasi di Piala Dunia edisi ketiga pada 1938. Berikut lima pemain sepak bola legendaris Indonesia beserta fakta prestasi dan kondisi mereka saat ini:

  1. Bambang Pamungkas (Bepe)

    • Prestasi: Bepe mencetak 37 gol dalam 86 penampilan bersama Timnas Indonesia dan meraih berbagai gelar bersama Persija Jakarta, termasuk juara Liga Indonesia 2001 dan Liga 1 2018.
    • Kondisi Saat Ini: Setelah pensiun, ia aktif sebagai manajer di Persija dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan bisnis.
  2. Boaz Solossa

    • Prestasi: Penyerang asal Papua ini membantu Persipura Jayapura meraih empat gelar liga dan beberapa kali dinobatkan sebagai pemain terbaik serta top scorer. Ia juga mencetak 14 gol untuk Timnas Indonesia.
    • Kondisi Saat Ini: Boaz masih aktif bermain di liga domestik, dan meskipun performanya menurun, ia tetap menjadi inspirasi bagi generasi muda​
  3. Kurniawan Dwi Yulianto

    • Prestasi: Mengikuti program Primavera di Italia, ia mencetak 33 gol dalam 59 pertandingan untuk Timnas. Di level klub, Kurniawan meraih kesuksesan bersama PSM Makassar dan sejumlah klub lain.
    • Kondisi Saat Ini: Setelah pensiun, Kurniawan kini menjadi pelatih dan pernah melatih Sabah FC di Malaysia​.
  4. Robby Darwis

    • Prestasi: Bek tangguh ini membantu Timnas meraih emas di SEA Games 1991 dan membawa Persib Bandung menjadi juara beberapa kali.
    • Kondisi Saat Ini: Robby aktif di dunia kepelatihan dan kerap memberikan masukan untuk perkembangan sepak bola Indonesia​
  5. Andi Ramang

    • Prestasi: Dianggap sebagai salah satu striker terbaik Indonesia, Ramang mencetak banyak gol untuk PSM Makassar dan Timnas Indonesia, termasuk dalam kualifikasi Piala Dunia 1958.
    • Kondisi Saat Ini: Meskipun Ramang telah wafat, namanya terus dikenang, dan jasanya diabadikan dalam patung di Makassar sebagai bentuk penghargaan​.

Kelima legenda ini tidak hanya memberi kontribusi besar di masa jayanya tetapi juga tetap menginspirasi dan berperan dalam perkembangan sepak bola Indonesia saat ini.